TOYOTA DENPASAR , Lembaga riset asal Amerika Serikat (AS), J.D Power baru saja merilis mobil-mobil yang jarang mengalami kerusakan khususnya di AS. Riset ini merupakan yang ke-28 kalinya selama 28 tahun dilakukan.
Ada total 35.186 responden yang terlibat dalam studi ini dengan 224 model mobil. Lexus dan Porsche meraih angka yang paling memuaskan dengan 110 permasalahan dari 100 mobil. Sementara posisi ketiga diisi pabrikan asal Jepang, Toyota dengan skor 124. Kemudian ada Buick, Mercedes-Benz, Hyundai, BMW, Chevrolet, Honda, dan Jaguar melengkapi 10 besar.
Posisi paling buncit diisi pembuat mobil asal Italia, Fiat dengan 298 kasus per 100 mobilnya. Secara rata-rata terdapat 156 kasus per 100 mobil. Jika dibandingkan tahun lalu angka tersebut naik 4 dari sebelumnya 152. J.D Power mengatakan kenaikan tersebut salah satu faktornya berkaitan dengan teknologi. Paling banyak dilaporkan terkait koneksi Bluetooth dan kesalahan interpretasi dalam perintah suara.
Toyota Jadi Brand Mobil Paling Pengaruh di Dunia TOYOTA Denpasar Bali– Majalah Forbes setiap tahunnya menerbitkan daftar merek paling berharga di dunia (most valuable brands). Lima teratas ditempati merek nonautomotif yang sudah sangat dikenal, yakni Apple, Google, Microsoft, Coca-Cola, dan Facebook.... selengkapnya
Toyota Prius Dilengkapi Teknologi Terbaru TOYOTA PRIUS BALI– Toyota Motor Corporation secara resmi telah meluncurkan mobil Prius generasi terbaru di Jepang. Yang menarik, mobil Prius paling gres ini dapat diisi baterainya dengan menggunakan tenaga matahari selengkapnya
Toyota Desa Kapal Bali, yang terletak di kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, adalah sebuah desa yang dikenal dengan kegiatan keagamaan dan adat istiadatnya. Showroom dan Dealer Toyota Bali: Di Desa Kapal, terdapat beberapa showroom dan dealer mobil Toyota Bali, seperti... selengkapnya
Toyota Denpasar, Toyota Motor Corporation (TMC) tetap menargetkan keuntungan kendati perekonomian dunia sedang digoyang pandemi virus Corona. Menurut CEO TMC, Akio Toyoda, pihaknya akan belajar dari pengalaman krisis keuangan global untuk mengatasi masalah yang disebabkan wabah penyakit ini. selengkapnya
Belum ada komentar