Alasan Beli Mobil TOYOTA, Brand Otomotif Terlaris di Dunia : Kendaraan Berkualitas, Nilai jual kembali yang tinggi, Suku cadang selalu tersedia, Fitur keselamatan Mobil Toyota, Upaya Toyota untuk ramah lingkungan Pelayanan service 24 jam dan Service Kunjungan ke rumah Assuransi dengan Bengkel Resmi Authorized Toyota
Menu
Model
Beranda » Yaris » Agya » Apakah Mobil-Mobil Tetap LCGC Bertahan di Indonesia

Apakah Mobil-Mobil Tetap LCGC Bertahan di Indonesia

Dipublish pada 12 April 2017 | Dilihat sebanyak 60 kali | Kategori: Agya

Apakah Mobil-Mobil Tetap LCGC Bertahan di Indonesia

TOYOTA DENPASAR, Pemerintah Indonesia pada 2013 lalu mengeluarkan peraturan soal Kendaraan Bermotor Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) atau Low Cost Green Car (LCGC). Sampai kapan LCGC ada untuk pasar otomotif Indonesia?

Sebelumnya dikabarkan bahwa LCGC akan digantikan dengan program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV). Tapi, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan menegaskan keberadaan mobil KBH2 akan tetap bertahan di pasar otomotif roda empat Indonesia.

Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto menyebut, diprediksi pada tahun 2019 program LCGC akan ada penggantinya.

“Riset kita 2019, pemerintah akan menerapkan regulasi baru pengganti LCGC. Tapi kan yang nentuin bukan kita, yang nentuin itu pemerintah,” kata Soerjo.

Dengan prediksi itu, TAM pun sudah siap jika LCGC akan digantikan pada 2019 nanti. “Kalau sudah diendus berarti sudah siap,” kata dia.

Soerjo belum bisa memprediksi pengganti LCGC apakah harus mengeluarkan model baru atau memodifikasi mobil LCGC yang sudah ada saat ini.

“Kalau bisa modifikasi, kita cenderung ke modifikasi, karena cost-nya lebih rendah. Kalau yang baru development-nya lebih lama,” ujarnya.

Namun, dia memperkirakan, ketika regulasi baru diterapkan nanti, maka pemerintah akan memberikan kelonggaran kepada pelaku industri otomotif dengan masa transisi.

“Kayak Euro 4 kan ada masa transisi 1,5 tahun buat bensin, 4 tahun buat diesel. Pemerintah juga memberikan ruang ke pelaku industri buat mengubah supaya tetap survive. Jadi enggak serta merta langsung mati,” tuturnya.

Bagikan informasi tentang Apakah Mobil-Mobil Tetap LCGC Bertahan di Indonesia kepada teman atau kerabat Anda.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Menarik Lainnya
http://www.bali-toyota.com/

Toyota Jadi Brand Mobil Paling Pengaruh di Dunia

Dipublish pada 21 June 2016 | Dilihat sebanyak 147 kali | Kategori: Agya, Alphard, Avanza, Camry, Corolla Altis, Dyna, Etios, Fortuner, Hiace, Hilux, Innova, Land Cruiser, Nav1, Rush, Sienta, Toyota FT 86, Veloz, Vios, Yaris

Toyota Jadi Brand Mobil Paling Pengaruh di Dunia TOYOTA Denpasar Bali– Majalah Forbes setiap tahunnya menerbitkan daftar merek paling berharga di dunia (most valuable brands). Lima teratas ditempati merek nonautomotif yang sudah sangat dikenal, yakni Apple, Google, Microsoft, Coca-Cola, dan Facebook.... selengkapnya

http://www.bali-toyota.com/

Toyota Membukukan Rekor Penjualan 35.065 unit

Dipublish pada 29 August 2018 | Dilihat sebanyak 46 kali | Kategori: Toyota Lain

Penjualan mobil di Indonesia kembali ke level 100.000-an lebih. Selama bulan Juli total ada 107.431 unit, kembali ke level seperti tahun 2013 dan 2014. selengkapnya

http://www.bali-toyota.com/

Fortuner Panen Keberuntungan, Tipe ini yang Paling Disukai

Dipublish pada 4 August 2016 | Dilihat sebanyak 56 kali | Kategori: Fortuner

Fortuner Panen Keberuntungan, Tipe ini yang Paling Disukai Toyota Bali – Selepas peluncuran all new Fortuner 22 Januari 2016, Toyota Astra Motor telah mengantongi pesanan sebanyak 1.700 unit. Varian Diesel mendominasi permintaan tersebut. selengkapnya

http://www.bali-toyota.com/

Strategi Jitu TOYOTA agar pengemudi disiplin

Dipublish pada 23 September 2016 | Dilihat sebanyak 54 kali | Kategori: Agya, Alphard, Avanza, Calya, Camry, CHR, Corolla Altis, Dyna, Etios, Fortuner, Hiace, Hilux, Innova, Land Cruiser, Nav1, Rush, Sienta, Toyota FT 86, Veloz, Vios, Yaris

Strategi Jitu TOYOTA agar pengemudi disiplin Toyota-bali.Com, Motor Corp memperkenalkan strategi baru untuk `memerangi` tingkah pengendara yang masih kerap menggunakan ponsel saat berkendara. Strategi baru ini memanfaatkan aplikasi smartphone. selengkapnya

ALAMAT DEALER

AGUNG TOYOTA DENPASAR
Jl. Cokroaminoto No.47, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali 80116
Rek BCA: 435-018-666-8