Beranda » Yaris » Agya » Ini alasan Toyota Gagal Keluar Dari India

Ini alasan Toyota Gagal Keluar Dari India

Dipublish pada 9 September 2016 | Dilihat sebanyak 1.189 kali | Kategori: Agya, Alphard, Avanza, Calya, Camry, CHR, Corolla Altis, Dyna, Etios, Fortuner, Hiace, Hilux, Innova, Land Cruiser, Nav1, Rush, Sienta, Toyota FT 86, Veloz, Vios, Yaris

Ini alasan Toyota Gagal Keluar Dari India

TOYOTA BALI – Toyota menegaskan komitmennya di India dengan menarik kembali keputusan penghentian investasi. Hal ini mereka lakukan setelah Mahkamah Agung negara itu mencabut larangan penjualan kendaraan Diesel di atas 2.000 cc.Sebelumnya, Mahkamah Agung India melarang penjualan mobil dengan spesifikasi mesin tersebut dengan alasan pelestarian lingkungan. Mobil bermesin Diesel besar dilarang dijual karena dianggap sebagai salah satu sumber utama polusi udara.

Pasca keputusan itu, otomatis Toyota terkena dampaknya. Beberapa model tak bisa dijual dan hanya tersimpan digudang. Menanggapi itu Toyota pun memutuskan untuk menghentikan arus investasi dan berjanji tidak akan memperkenalkan produk baru yang sebetulnya sudah dijadwalkan dalam beberapa bulan mendatang.

Hiroyuki Fukui, CEO Toyota untuk wilayah Asia, Timur Tengah, dan Afrika Utara, mengatakan bahwa pasca dicabutnya larangan itu, perusahaan akan semakin fokus mengembangkan produknya di India, termasuk meluncurkan produk baru. Ia juga mengatakan akan mematuhi aturan yang ada.

“Di India kita memiliki peraturan emisi. Kami berusaha menemukan solusi damai untuk pertumbuhan berkelanjutan. Itulah sebabnya mengapa saya mengatakan kita akan tumbuh setahap demi setahap,” ujar Fukui, dikutip dari indiatimes.com

Di India, Toyota memiliki dua fasilitas perakitan di Karnataka, Bangalore. Setiap tahunnya fasilitas itu menghasilkan 310 ribu unit mobil, hampir 55 persen dari produksi maksimal yang bisa dihasilkan dua pabrik itu.

“Untuk India, kami membutuhkan produksi lokal. Kami memiliki kapasitas yang luas, tapi sayangnya karena begitu banyak hal, sekarang baru bisa memproduksi sedikit. Kami akan melangkah bertahap untuk diterima konsumen India,” tutur Fukui.

Bagikan ke

1 komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Artikel Lainnya
httpwwwbali toyotacom

Toyota Jadi Brand Mobil Paling Pengaruh di Dunia

Dipublish pada 21 June 2016 | Dilihat sebanyak 15.004 kali | Kategori: Agya, Alphard, Avanza, Camry, Corolla Altis, Dyna, Etios, Fortuner, Hiace, Hilux, Innova, Land Cruiser, Nav1, Rush, Sienta, Toyota FT 86, Veloz, Vios, Yaris

Toyota Jadi Brand Mobil Paling Pengaruh di Dunia TOYOTA Denpasar Bali– Majalah Forbes setiap tahunnya menerbitkan daftar merek paling berharga di dunia (most valuable brands). Lima teratas ditempati merek nonautomotif yang sudah sangat dikenal, yakni Apple, Google, Microsoft, Coca-Cola, dan Facebook.... selengkapnya

httpwwwbali toyotacom

Toyota Prepare Mesin Baru untuk Sienta

Dipublish pada 12 June 2016 | Dilihat sebanyak 1.265 kali | Kategori: Sienta

Toyota Prepare Mesin Baru untuk Sienta Toyota Bali -Sudah bukan info baru lagi yang menyatakan Toyota siap memproduksi model baru di Indonesia, Sienta, dalam kuartal pertama tahun ini. Rencana ini seolah dikonfirmasi secara tidak langsung dengan mulai beroperasinya pabrik ketiga Toyota di... selengkapnya

httpwwwbali toyotacom

Toyota Ingin Indonesia Kuasi Produksi Dengan SDM Berkualitas

Dipublish pada 23 February 2017 | Dilihat sebanyak 1.737 kali | Kategori: Toyota Lain

Toyota Ingin Indonesia Kuasi Produksi Dengan SDM Berkualitas Agung Toyota Bali, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), menargetkan di 2020 menjadi basis produksi otomotif. Hub Dealer Toyota Bali : https://wa.me/6281339654288 selengkapnya

Promo Toyota Bali Menjelang Hari Raya Nyepi 2026

Promo Toyota Bali Menjelang Hari Raya Nyepi 19 Maret 2026

Dipublish pada 17 February 2026 | Dilihat sebanyak 1.547 kali | Kategori: Toyota Lain

Toyota Bali, Menjelang Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 19 Maret 2026, dealer Toyota di Bali seperti Auto2000 Denpasar dan Agung Toyota umumnya menghadirkan program promo “Maret Spektakuler” atau paket khusus hari raya. selengkapnya