Beranda » Yaris » Agya » Ini alasan Toyota Gagal Keluar Dari India

Ini alasan Toyota Gagal Keluar Dari India

Dipublish pada 9 September 2016 | Dilihat sebanyak 1.230 kali | Kategori: Agya, Alphard, Avanza, Calya, Camry, CHR, Corolla Altis, Dyna, Etios, Fortuner, Hiace, Hilux, Innova, Land Cruiser, Nav1, Rush, Sienta, Toyota FT 86, Veloz, Vios, Yaris

Ini alasan Toyota Gagal Keluar Dari India

TOYOTA BALI – Toyota menegaskan komitmennya di India dengan menarik kembali keputusan penghentian investasi. Hal ini mereka lakukan setelah Mahkamah Agung negara itu mencabut larangan penjualan kendaraan Diesel di atas 2.000 cc.Sebelumnya, Mahkamah Agung India melarang penjualan mobil dengan spesifikasi mesin tersebut dengan alasan pelestarian lingkungan. Mobil bermesin Diesel besar dilarang dijual karena dianggap sebagai salah satu sumber utama polusi udara.

Pasca keputusan itu, otomatis Toyota terkena dampaknya. Beberapa model tak bisa dijual dan hanya tersimpan digudang. Menanggapi itu Toyota pun memutuskan untuk menghentikan arus investasi dan berjanji tidak akan memperkenalkan produk baru yang sebetulnya sudah dijadwalkan dalam beberapa bulan mendatang.

Hiroyuki Fukui, CEO Toyota untuk wilayah Asia, Timur Tengah, dan Afrika Utara, mengatakan bahwa pasca dicabutnya larangan itu, perusahaan akan semakin fokus mengembangkan produknya di India, termasuk meluncurkan produk baru. Ia juga mengatakan akan mematuhi aturan yang ada.

“Di India kita memiliki peraturan emisi. Kami berusaha menemukan solusi damai untuk pertumbuhan berkelanjutan. Itulah sebabnya mengapa saya mengatakan kita akan tumbuh setahap demi setahap,” ujar Fukui, dikutip dari indiatimes.com

Di India, Toyota memiliki dua fasilitas perakitan di Karnataka, Bangalore. Setiap tahunnya fasilitas itu menghasilkan 310 ribu unit mobil, hampir 55 persen dari produksi maksimal yang bisa dihasilkan dua pabrik itu.

“Untuk India, kami membutuhkan produksi lokal. Kami memiliki kapasitas yang luas, tapi sayangnya karena begitu banyak hal, sekarang baru bisa memproduksi sedikit. Kami akan melangkah bertahap untuk diterima konsumen India,” tutur Fukui.

Bagikan ke

1 komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Artikel Lainnya
httpwwwbali toyotacom

Toyota Jadi Brand Mobil Paling Pengaruh di Dunia

Dipublish pada 21 June 2016 | Dilihat sebanyak 15.552 kali | Kategori: Agya, Alphard, Avanza, Camry, Corolla Altis, Dyna, Etios, Fortuner, Hiace, Hilux, Innova, Land Cruiser, Nav1, Rush, Sienta, Toyota FT 86, Veloz, Vios, Yaris

Toyota Jadi Brand Mobil Paling Pengaruh di Dunia TOYOTA Denpasar Bali– Majalah Forbes setiap tahunnya menerbitkan daftar merek paling berharga di dunia (most valuable brands). Lima teratas ditempati merek nonautomotif yang sudah sangat dikenal, yakni Apple, Google, Microsoft, Coca-Cola, dan Facebook.... selengkapnya

Toyota Bali Toyota Denpasar

Daftar Mobil Toyota yang Di-Recall Maret 2021

Dipublish pada 19 March 2021 | Dilihat sebanyak 953 kali | Kategori: Toyota Lain

Toyota Bali, Toyota dan Daihatsu kompak mengumumkan kampanye recall mobil terhadap ribuan kendaraannya. Termasuk pada tipe laris seperti Avanza dan Xenia, recall dilakukan karena ada masalah pada fuel pump. selengkapnya

httpwwwbali toyotacom

Sienta Buatan Indonesia Laris di Negara Tetangga

Dipublish pada 1 August 2017 | Dilihat sebanyak 1.168 kali | Kategori: Sienta

Toyota Bali, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) berencana untuk terus mengembangkan kegiatan ekspornya. Tahun ini, misalnya TMMIN akan menerjunkan varian andalan terbarunya, All New Sienta Hub : https://wa.me/6281339654288 selengkapnya

httpwwwbali toyotacom

Toyota Percepat kedatangan Crossover SUV C-HR ke Indonesia

Dipublish pada 3 June 2017 | Dilihat sebanyak 1.281 kali | Kategori: CHR, Toyota Lain

Toyota Denpasar, Sejak akhir tahun lalu, Crossover SUV anyar dari Toyota yang disapa Coupe High-Rider atau CH-R sudah mulai dijual di beberapa negara. Namun hingga saat ini mobil pesaing Honda HR-V itu belum juga muncul di tanah air. Hub :... selengkapnya