PT. AGUNG AUTOMALL

Jalan HOS Cokroaminoto No.47, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali 80116

Menu

Toyota C-HR Menggantikan Toyota Rush

Tuesday, April 25th 2017.
Toyota Bali

DENPASAR ada rencana Toyota memproduksi C-HR di Indonesia. Begitulah, sekurangnya, yang didapat tim Oto.com. Menariknya lagi, C-HR ini menggantikan posisi Rush yang telah dipasarkan PT Toyota Astra Motor sejak  2006.

C-HR merupakan produk teranyar Toyota yang baru saja diproduksi akhir 2016 lalu di Turki. Mobil ini hadir di kelas crossover dan dianggap bakal jadi pesaing produk serupa seperti Nissan Juke, Honda HR-V dan Mitsubishi Outlander.

Mobil ini diproduksi menggunakan Toyota New Global Architecture (TNGA). Platform yang digunakan ini, merupakan pengembangan terbaru Toyota dan digunakan pada mobil barunya seperti C-HR dan Prius. Lantas jika Toyota ingin memproduksi C-HR di Indonesia, maka bakal ada penyesuaian jalur produksi.

Edward Otto Kenter, Direktur Senior PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyatakan, pihaknya tengah melakukan studi untuk dapat memproduksi kendaraan dengan menggunakan platform TNGA seperti C-HR. “Kita sedang mempelajari, dan itu semua tidak bisa didapat begitu saja, harus dibuktikan, apakah pasar bisa menerima.

Lantas saat ditanya lebih jauh apakah C-HR akan diproduksi di Indonesia dan menggantikan posisi Rush di pasar Indonesia? Edward tidak memberikan jawaban pasti. Ia bilang, Toyota secara global telah menjual C-HR sementara penjualan Rush tetap dilakukan.

“Toyota C-HR kan sudah ada di luar, tapi Rush masih ada kan, jadi nanti kita lihat saja apa yang akan terjadi segmennya masuk atau enggak. Sekali lagi market yang menentukan. Kita lihat nanti seperti apa,” jelas Edward seakan memberikan jawaban yang menggantung.

Ia juga bilang, ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum TMMIN memutuskan untuk memproduksi unit baru. “Market yang harus kita lihat seperti apa, konsumennya itu mau apa tidak produk itu, dan pertimbangan lain adalah bagaimana produk itu untuk di lokal kontenkan. Lalu siapa pemasok Q1, Q2 dan Q3, mampu atau tidak untuk memproduk komponen itu, jadi pertimbangannya banyak,” tambah Edward

Lalu muncul pertanyaan, sejauh apa persiapan TMMIN untuk memproduksi mobil itu? “C-HR itu kan bagian dari platform baru, kita lihat marketnya dulu bisa terima atau enggak, kemudian kita mampu gak untuk kompetitif. Jadi untuk itu kita berjuang terus gak boleh lengah dan berlomba untuk terus cari peluang, dan kita juga berharap untuk dapat terus meningkatkan kapasitas produksi kita yang ada saat ini,” tambahnya

Hadirnya C-HR di kelas SUV/Crossover maka seolah menutup ‘gap’ Toyota yang cukup jauh antara mereka dan lawannya. Platform ladder frame yang digunakan SUV kembar – Rush dan Terios-tidak senyaman lawannya yang sudah memanfaatkan monokok. Lagi pula, kedua SUV itu sudah mendekati ujung masa produksi.

Sebagai informasi, Toyota membuat C-HR dengan menggunakan mesin turbocharged berkapasitas 1.2 liter yang mampu menghasilkan daya hingga 114 tenaga kuda. Untuk pilihan penggerak lainnya tersedia C-HR yang menggunakan sistem hybrid dan digabungkan dengan mesin bensin serta motor listrik bertenaga 120 tenaga kuda.

Mobil ini pernah dipamerkan Toyota di Tanah Air dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Diprediksi, saat gelaran IIMS 2017 bulan April nanti, TAM akan memperkenalkan versi produksinya, dan mulai dijual di GIIAS 2017.

 

Mobil Terbaru

Best Seller
Best Seller
Best Seller
Best Seller
Limited
Limited

Related Article Toyota C-HR Menggantikan Toyota Rush

Wednesday 2 November 2016 | Toyota Lain

Banyak Varian Kendaraan Baru, Laba Astra Meningkan TOYOTA BALI, Peluncuran berbagai kendaraan selama Januari-September 2016 membawa untung bagi Grup Astra. Laba bersih dari segmen otomotif Grup naik…

Thursday 8 December 2016 | Alphard, Toyota Lain

Teknologi Hybrid Jadi Senjata Toyota Toyota Bali,  memastikan dalam 5 tahun ke depan akan lebih mengandalkan hybrid. Pabrikan asal Jepang ini pun berniat untuk berinvestasi…

Saturday 1 April 2017 | Toyota Lain

Fitur Keselamatan Mobil Bukan Saja Sabuk Keselamatan DENPASAR, Perlengkapan standar atau fitur keselamatan mobil yang diwajibkan di Indonesia masih terbilang minim. Bahkan jika dibandingkan dengan…