'Om Swastiastu' TOYOTA Terbukti, Handal Dan Nyaman Untuk Keluarga SEJAK 1970-an | Dirgantara Sales Rekomendasi untuk Mobil Idaman Anda | TL:081339654288, XL:081999568203, BBM:D70D66DA. Apakah Rush Diganti Toyota C-HR | DEALER TOYOTA BALI - PROMO - DEALER TOYOTA DENPASAR 2017
PT. AGUNG AUTOMALL

Jalan HOS Cokroaminoto No.47, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali 80116

Menu

Apakah Rush Diganti Toyota C-HR

Tuesday, April 25th 2017.
Toyota Bali

TOYOTA DENPASAR, Rumor hangat beredar, Toyota bakal merilis C-HR di Indonesia. Kehadiran pesaing Honda HR-V dan Nissan Juke ini, dikabarkan sekaligus mengganti posisi Rush di pasar tanah air.

PT Toyota Astra Motor (TAM) melalui Henry Tanoto, Vice President PT TAM bilang, kabar itu sejauh ini masih belum bisa dipastikan. Mereka tengah melakukan studi memasarkan C-HR. Tapi Henry membantah bila Rush yang diluncurkan pada 2006 itu mereka hentikan produksinya.

C-HR itu kan produk baru Toyota dan kita kemarin show di GIIAS. Kami memang berniat menjual itu dan sedang dipelajari dulu apakah produk ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia atau tidak, jadi masih dipelajari,” papar Henry saat ditemui di Demak, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, saat ini pasar mobil dunia tengah mengalami peningkatan penjualan. Hal itu tampaknya jadi salah satu alasan Toyota menghadirkan C-HR, namun bagaimana dengan di Indonesia?

“Pasar crossover di Indonesia kelihatannya masih sejalan dengan yang ada. MPV masih jadi segmen terbesar ke depan dan saya masih lihat lima sampai sepuluh tahun lagi MPV masih akan mendominasi. Tapi SUV atau crossover ini terus naik, tapi mungkin sizenya masih lebih kecil dari MPV. SUV di medium low segmennya lebih besar dibanding yang high itu,” tutur Henry.

Kepada PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) selaku pihak yang memproduksi di Indonesia. Dikatakan Edward Otto Kenter, Direktur Senior PT TMMIN, pihaknya masih menunggu studi pasar serta persetujuan untuk memproduksi produk yang menggunakan platform TNGA di Tanah Air.

Kita harus lihat marketnya seperti apa, konsumennya itu mau apa tidak produk itu, dan pertimbangan lain adalah bagaimana produk itu untuk di lokalkontenkan. Lalu siapa pemasok Q1, Q2 dan Q3, mampu atau tidak untuk memproduk komponen itu, jadi pertimbangannya banyak. Untuk Toyota C-HR kan sudah ada di luar, tapi Rush masih ada kan, jadi nanti kita lihat saja apa yang terjadi segmennya masuk atau enggak. Sekali lagi market yang menentukan. Kita lihat nanti seperti apa,” jelas Edward di kesempatan berbeda di Jakarta.

Sebagai informasi, Toyota membuat C-HR dengan menggunakan mesin turbocharged berkapasitas 1.2 liter yang mampu menghasilkan daya hingga 114 tenaga kuda. Untuk pilihan penggerak lainnya tersedia C-HR yang menggunakan sistem hybrid dan digabungkan dengan mesin bensin serta motor listrik bertenaga 120 tenaga kuda.

Mobil ini pernah dipamerkan Toyota di Tanah Air dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Diprediksi, saat gelaran IIMS 2017 bulan April nanti, TAM memperkenalkan versi produksinya dan mulai dijual di GIIAS 2017. Patut ditunggu.

 

Mobil Terbaru

Limited
Best Seller
Best Seller
Best Seller
Best Seller

Related Article Apakah Rush Diganti Toyota C-HR

Riset Center Toyota Janjikan Sesuatu dalam Lima Tahun TOYOTA BALI – Toyota Motor menjanjikan investasi sebesar US$ 1 miliar yang ditanamkan di pusat riset mereka di…

Friday 14 July 2017 | CHR

Denpasar Bali, Sepanjang enam bulan pertama di 2017, Toyota berhasil mencetak penjualan yang positif. Penyumbang terbesar penjualan Toyota dari segmen sport utility vehicles diraih oleh…

Sunday 8 October 2017 | Rush

Denpasar Bali, Setelah ada Wuling dan Mitsubishi Xpander di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV), Toyota saat ini seakan-akan masih santai dan berdiam diri. Tetapi…