Toyota Bali, berhasil membukukan penjualan hingga 3.328 surat pemesanan kendaraan (SPK) selama gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 yang berlangsung pada 19-29 April 2018, di JIExpo Kemayoran.
Hub : https://wa.me/6281339654288
“Kami bersyukur, minat masyarakat untuk memiliki mobil Toyota tetap tinggi hal itu terlihat dari total SPK yang tercatat selama penyelenggaraan pameran. Terima kasih atas kepercayaan dan kesetiaan pelanggan terhadap produk, teknologi, dan layanan Toyota,” kata Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM).
Dari 13 unit mobil yang menjadi display, penyumbang terbesar ialah pada mobil segmen low MPV, yaitu Toyota Avanza. Sepanjang IIMS 2018, Avanza membukukan SPK 766 unit atau berkontribusi sebanyak 23,02 persen dari total pencapaian Toyota selama IIMS.
Selain itu, all new Rush juga mencatatkan penjualan hingga 759 unit atau sekitar 22,81 persen dari total SPK Toyota.
Toyota Jadi Brand Mobil Paling Pengaruh di Dunia TOYOTA Denpasar Bali– Majalah Forbes setiap tahunnya menerbitkan daftar merek paling berharga di dunia (most valuable brands). Lima teratas ditempati merek nonautomotif yang sudah sangat dikenal, yakni Apple, Google, Microsoft, Coca-Cola, dan Facebook.... selengkapnya
Model Anyar Toyota Yaris Sudah Rilis TOYOTA BALI – Yaris adalah salah satu mobil andalan dari Toyota Motor Corporation. Baru-baru ini, pabrikan otomotif asal Jepang tersebut mengumumkan pembaruan untuk beberapa varian Yaris 2016. selengkapnya
Toyota Bali, mulai membocorkan amunisi di bidang kendaraan listrik. Toyota di Eropa merilis gambar teaser calon SUV bertenaga listrik. Hub https://wa.me/6281339654288 Pada Juni tahun lalu, Toyota mengumumkan rencana mengembangkan platform kendaraan listrik bernama e-TNGA. Pengembangan platform mobil listrik Toyota itu... selengkapnya
Toyota Kembangkan Teknologi yang Membantu Driver TOYOTA BALI, Toyota Motor Corporation (TMC) tidak ingin terburu-buru bergabung dengan perusahaan lain yang tengah sibuk mengembangkan teknologi otonom. Pabrikan asal Jepang itu lebih memilih mengembangkan selengkapnya
Belum ada komentar