Beranda » Yaris » Agya » Ciptakan Hidrogen Limbah,Toyota Raih Penghargaan Lingkungan

Ciptakan Hidrogen Limbah,Toyota Raih Penghargaan Lingkungan

Dipublish pada 27 August 2016 | Dilihat sebanyak 1.047 kali | Kategori: Agya, Alphard, Avanza, Calya, Camry, CHR, Corolla Altis, Dyna, Etios, Fortuner, Hiace, Hilux, Innova, Land Cruiser, Nav1, Rush, Sienta, Toyota FT 86, Veloz, Vios, Yaris

Ciptakan Hidrogen dari Limbah, Toyota Raih Penghargaan Lingkungan

TOYOTA BALI – Pelarangan terbatas terhadap mobil bermesin Diesel di India mulai direspons keras oleh Toyota Motor Corp. Toyota, yang merupakan produsen mobil nomor satu di dunia akan menghentikan investasi baru.

Dilaporkan Times of India, jenama asal Jepang itu saat ini sedang melakukan peninjauan terhadap kebijakan pemerintah India. Mereka juga akan menahan beberapa model yang sedianya akan diperkenalkan dalam waktu dekat.

“Kami pasti menghentikan investasi baru. Rencananya juga akan membawa beberapa produk, namun proposal ini akan dibekukan sementara. Kami akan merencanakan ulang produk sampai 2020,” ujar Shekar Viswanathan, Vice Chairman Toyota Kirloskar Motor.

Sebelumnya, Desember lalu Mahkamah Agung India memutuskan perusahaan otomotif menjual mobil bermesin Diesel besar, di atas 2.000 cc. National Green Tribunal (NGT) juga tidak memperpanjang usia mobil Diesel yang sudah berusia 10 tahun.

Beberapa model yang terkena imbasnya adalah MPV Innova dan SUV Fortuner, yang notabene merupakan model tulang punggung Toyota di India.

Selain itu, Toyota juga telah menginvestasikan Rs 1.200 crore untuk pabrik mesin Diesel. Pabrik ini punya kapasitas produksi 100 ribu mesin per tahun, tapi sampai saat ini yang sudah digunakan baru 30 persen.

“Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan kelebihan kapasitas ini. Ketika saya pergi ke kantor pusat Toyota di Jepang untuk proyek berikutnya, sangat sulit untuk menjelaskan situasi ini,” tambah Viswanathan.

Menurut Viswanathan, kebijakan ini disebabkan karena Mahkamah Agung dan NGT menerima saran dari pihak yang tidak tepat. Ia menyalahkan “orang-orang yang diwakili Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), yang berpikir tahu segalanya.

Bagikan ke

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Artikel Lainnya
httpwwwbali toyotacom

Toyota Jadi Brand Mobil Paling Pengaruh di Dunia

Dipublish pada 21 June 2016 | Dilihat sebanyak 13.522 kali | Kategori: Agya, Alphard, Avanza, Camry, Corolla Altis, Dyna, Etios, Fortuner, Hiace, Hilux, Innova, Land Cruiser, Nav1, Rush, Sienta, Toyota FT 86, Veloz, Vios, Yaris

Toyota Jadi Brand Mobil Paling Pengaruh di Dunia TOYOTA Denpasar Bali– Majalah Forbes setiap tahunnya menerbitkan daftar merek paling berharga di dunia (most valuable brands). Lima teratas ditempati merek nonautomotif yang sudah sangat dikenal, yakni Apple, Google, Microsoft, Coca-Cola, dan Facebook.... selengkapnya

info Promo Toyota Panjer Bali 081339654288

info Promo Toyota Panjer Bali 081339654288

Dipublish pada 20 June 2025 | Dilihat sebanyak 271 kali | Kategori: Toyota Lain

informasi detail mengenai Toyota Panjer Bali, Denpasar, Bali, Anda bisa menghubungi dealer resmi Toyota Bali terdekat atau mengunjungi situs web SEVA yang menyediakan informasi dealer Toyota di seluruh Indonesia. Dengan menggabungkan informasi dari dealer resmi, platform jual beli online, dan... selengkapnya

Bengkel Toyota Klungkung Bali

Bengkel Toyota Klungkung Bali 081339654288

Dipublish pada 11 September 2021 | Dilihat sebanyak 1.656 kali | Kategori: Bengkel Toyota Bali, Booking Service

Bengkel Toyota Klungkung Bali , Cari Service Center Toyota di Bali memudahkan Anda menemukan Service Center resmi Toyota di Bali. Temukan lebih dari 10 Service Center Toyota di Bali. Kami akan menyediakan semua informasi kontak mengenai Service Center Mobil Toyota... selengkapnya

httpwwwbali toyotacom

Penjualan Menurun, Toyota Akan ‘Kubur’ Etios Valco

Dipublish pada 11 September 2016 | Dilihat sebanyak 1.060 kali | Kategori: Etios

Penjualan Menurun, Toyota Akan ‘Kubur’ Etios Valco BALI-TOYOTA.COM – Tiga tahun sudah sejak kehadiran segmen mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) di 2013, penjualan mobil perkotaan yang mengusung mesin di atas 1.200cc setiap tahunnya terus selengkapnya