Toyota Bali dan BMW telah lama menjalin kerja sama, misalnya berkolaborasi membuat mobil sport, pengembangan teknologi bahan bakar, serta komponen mobil ringan. Baru-baru ini kerja sama itu kembali terjalin.
Namun kerja sama baru ini bukan terjalin antara kedua belah pihak saja. Sebagaimana dilaporkan bali-toyota.com, perusahaan modal ventura bernama Nauto telah resmi akan berinvestasi di pabrikan Jepang dan Jerman itu.
Bersama dengan perusahaan asuransi asal Jerman Allianz, ketiganya akan saling bekerja sama dalam mengembangkan teknologi mengemudi otonomos. Kerja sama dan riset akan dilakukan dengan platform cloud-based data.
Stefan Heck, CEO Nauto, mengatakan bahwa partisipasi dan kerja sama antara `pemain utama` industri otomotif dan industri asuransi dalam pengembangan mobil tanpa pengemudi adalah faktor yang sangat penting.
“Kami kembali membayangkan dan membangun sistem transportasi yang lebih aman, cerdas, dan bebas kemacetan,” ujar Heck.
Sebelumnya, pada Januari lalu BMW melalui Head of Sales and Marketing, Ian Robertson, mengatakan kepada autocar.co.uk bahwa mereka belum siap untuk mengembangkan sepenuhnya mobil otonomos atas alasan `dilema moral`, meski secara kesiapan teknologi sudah mampu.
Misalnya, bagaimana mengatur mobil otonomos dalam kondisi hampir tabrakan. Apakah, misalnya menghindar dengan pontensi menabrak yang lain, atau membiarkannya saja.
Sementara Toyota melalui Toyota Research Institute telah menanamkan investasi sebesar US$ 1 miliar di pusat riset mereka di Silicon valley, Amerika Serikat (AS). Di sana mereka sedang mengembangkan kecerdasan buatan untuk mobil.
Toyota Jadi Brand Mobil Paling Pengaruh di Dunia TOYOTA Denpasar Bali– Majalah Forbes setiap tahunnya menerbitkan daftar merek paling berharga di dunia (most valuable brands). Lima teratas ditempati merek nonautomotif yang sudah sangat dikenal, yakni Apple, Google, Microsoft, Coca-Cola, dan Facebook.... selengkapnya
TOYOTA BALI, Toyota dikabarkan sedang menggodok kehadiran generasi terbaru Avanza. Kedatangan Avanza baru ini tentunya bakal mengusik keberadaan sang rival, Mitsubishi Xpander, yang dalam beberapa kesempatan sanggup mencatatkan penjualan lebih banyak dari mobil sejuta umat itu. Hub : https://wa.me/6281339654288 selengkapnya
Toyota Bali, Hubungan Toyota dan BMW masih panjang setelah melahirkan mobil sport kembar Supra dan Z4. Setahun sudah muncul di pasar, model anyar tahun 2021 pun sudah disiapkan dengan tenaga lebih besar pada mesin enam silinder dan empat silinder plus... selengkapnya
Kenapa Toyota LCGC Tidak Boleh Jadi Taksi Online TOYOTA BALI -LCGC tidak direstui untuk menjadi mobil taksi online. Toyota punya alasan sendiri mengapa hal ini tidak menjadi masalah besar untuk Toyota. selengkapnya
Belum ada komentar