Toyota Denpasar, Membutuhkan daya penahan atau penurunan kecepatan secara instan disaat rem kurang memenuhi kebutuhan, pilihan engine brake kerap dilakukan pengendara. Tapi mungkin saat menggunakan mobil manual engine brake lebih mudah untuk dilakukan, kalau mobil matik bagaimana?
Itu sama saja seperti mobil manual, harus berurutan tidak bisa langsung misalnya dari posisi transisi paling tinggi langsung masuk ke transmisi posisi 1. Cuma perbedaannya hanya penyebutan, kalau mobil matik itu ada D atau L atau 1 dan 2,”.
“Kalau Toyota sudah mengusung CVT, dari otomatis langsung digeser (ke manual) lalu tinggal turunkan posisi transmisi secara berurutan maka engine brake bisa terwujud,”.
Sayangnya, hingga saat ini banyak pemilik kendaraan yang belum tahu atau sebenarnya sudah tahu, dan kerap berpendapat takut mobilnya rusak saat melakukan engine brake. Padahal, engine brake jika dilakukan secara benar tidak akan menimbulkan kerusakan di mesin mobil.
Toyota Jadi Brand Mobil Paling Pengaruh di Dunia TOYOTA Denpasar Bali– Majalah Forbes setiap tahunnya menerbitkan daftar merek paling berharga di dunia (most valuable brands). Lima teratas ditempati merek nonautomotif yang sudah sangat dikenal, yakni Apple, Google, Microsoft, Coca-Cola, dan Facebook.... selengkapnya
BALI, Toyota Astra Motor (TAM) resmi merilis All New Alphard 2023 di lantai pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023. Ada dua model yang jual, yaitu mesin bensin dan hybrid. selengkapnya
Nyaman Jadi Penumpang Toyota Hiace Commuter TOYOTA BALI – Untuk menunjukkan kelebihan Hiace, PT Toyota Astra Motor (TAM) mengajak beberapa media merasakan jadi penumpang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Bogor. Eksplorasi Kota Hujan juga menjadi ajang selengkapnya
Toyota Bali, Pernahkah Anda mendengar bunyi berdecit pada mobil? Jika pernah, bunyi-bunyi itu bisa menjadi sinyal ada yang tidak beres dengan mobil Anda. Hub : https://wa.me/6281339654288 selengkapnya
Belum ada komentar