TOYOTA DENPASAR – Agung Toyota Automall, founder dealer PT Toyota Astra Motor (TAM), menargetkan penjualan 100 unit Sienta per bulan di Denpasar. Mobil MPV terbaru Toyota ini diperkenalkan di Mal SKA, Denpasar, Jumat (29/7/2016).
Meski baru diperkenalkan, namum Agung Toyota Bali sudah membuka pemesanan Sienta sejak dua pekan lalu. Sejauh ini, daftar SPK Sienta sudah mencapai 20 unit.
“Kami harapkan 100-150 unit per bulan. Kami optimistis karena perekonomian di Denpasar akan membaik,” ungkap Chief Operation Officer (COO) Agung Toyota, I Putu Rubika.
Ia menjelaskan, di semester kedua perekonomian di Denpasar akan membaik seiring menggeliatnya pembangunan infrastruktur dan sektor pariwisata. Sehingga, diharapkan daya serap pasar terhadap produk automotif, termasuk Sienta, di Denpasar juga akan naik. Karena itu ia memprediksi penjualan Sienta akan bisa mencapai 150 unit per bulannya memasuki semester kedua.
Untuk pemesanan, konsumen bisa memberikan tanda jadi Rp5 juta. Soal harga, Toyota memang belum mengumumkan banderol resmi Sienta. Namun untuk pasar Riau, banderolnya diperkirakan berada di kisaran Rp238 juta-Rp303 juta.
Toyota Jadi Brand Mobil Paling Pengaruh di Dunia TOYOTA Denpasar Bali– Majalah Forbes setiap tahunnya menerbitkan daftar merek paling berharga di dunia (most valuable brands). Lima teratas ditempati merek nonautomotif yang sudah sangat dikenal, yakni Apple, Google, Microsoft, Coca-Cola, dan Facebook.... selengkapnya
TOYOTA BALI, Meski sudah meluncur sejak akhir tahun 2016, Toyota hingga saat ini belum juga mendatangkan crossover andalannya C-HR di pasar ASEAN. Hub : https://wa.me/6281339654288 selengkapnya
Toyota Buluh Indah Bali adalah Toyota Cokroaminoto Denpasar, berlokasi di Jalan Cokroaminoto, Pemecutan Kaja, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar. Dirgantara – Sales Executive Toyota Bali – Telp : 081339654288 / Whatsapp : 081339654288. Dapatkan Informasi Harga Terbaru, Promo, Diskon, Paket,... selengkapnya
Apakah Mobil-Mobil Tetap LCGC Bertahan di Indonesia TOYOTA BALI, Pemerintah Indonesia pada 2013 lalu mengeluarkan peraturan soal Kendaraan Bermotor Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) atau Low Cost Green Car (LCGC). Sampai kapan LCGC ada untuk pasar otomotif Indonesia? Hub... selengkapnya
Belum ada komentar