'Om Swastiastu' TOYOTA Terbukti, Handal Dan Nyaman Untuk Keluarga SEJAK 1970-an | Dirgantara Sales Rekomendasi untuk Mobil Idaman Anda | TL:081339654288, XL:081999568203, BBM:D70D66DA. Toyota Lihat Target Pasar Mobil Listrik ASEAN | DEALER TOYOTA BALI - PROMO - DEALER TOYOTA DENPASAR 2017
PT. AGUNG AUTOMALL

Jalan HOS Cokroaminoto No.47, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali 80116

Menu

Toyota Lihat Target Pasar Mobil Listrik ASEAN

Wednesday, September 21st 2016.
Toyota Bali

Toyota Lihat Target Pasar Mobil Listrik ASEAN

TOYOTA BALI, Toyota Motor Corporation (TMC) sedang mempertimbangkan membangun pabrik baterai untuk mobil hybrid di kawasan ASEAN. Jika terealisasikan, maka harga mobil hybrid Toyota akan lebih murah, dan dengan begitu kesempatan mereka untuk menguasai pasar mobil hybrid di kawasan ini relatif besar.

Hiroyuki Fukui, President of Toyota Motor Asia Pacific Marketing and Sales, mengatakan bahwa selama ini mereka terbentur harga mobil hybrid yang jadi mahal jika dijual di ASEAN. Meski ada permintaan yang relatif tinggi terhadap mobil itu.

Ia mencontohkan Toyota Prius di Thailand. Di Negeri Gajah Putih itu Prius relatif mahal. Pasalnya model ini dinilai sebagai mobil impor sehingga dibebankan cukai yang tinggi. Toyota pun memutuskan menghentikan penjualan Prius pada 2014 silam.

Thailand pula yang mungkin akan jadi basis produksi baterai mobil Toyota. Pasalnya, menurut kantor berita Thailand, The Nation, diakses Senin (19/9/2016), eksekutif Toyota telah beberapa kali berbincang dengan pejabat terkait.

Fukui mengatakan, apakah nantinya pabrik baterai akan dibangun di Thailand juga berkaitan dengan kebijakan negara itu. Dua hal yang seharusnya disiapkan adalah infrastruktur, serta kebijakan energi yang sesuai.

“Dalam pandangan pribadi saya, kita harus mempertimbangkan untuk mempersiapkan infrastruktur dan kebijakan energi di Thailand. Keduanya adalah kunci yang akan dipertimbangkan Toyota,” ujar Fukui.

Disebutkan pula bahwa Toyota pada dasarnya siap mendukung kebijakan pemerintah. Meski pada saat yang bersamaan mereka juga memberikan kritik. Misalnya, menurut Toyota pemerintah Thailand sudah salah jika fokus pembangunan industri otomotif adalah pada mobil listrik, bukan hybrid.

Pasalnya, mobil listrik dianggap hanya cocok untuk pengguna jarak pendek. Sementara mobil hybrid dengan segala variannya sesuai untuk jarak menengah-jauh.

Di masa depan, Toyota berjanji untuk terus mempromosikan kendaraan hybrid. Pabrikan asal Jepang ini juga mengatakan akan menginstal teknolgi ini pada model dan segmen yang semakin beragam demi memenuhi kebutuhan konsumen.

Mobil Terbaru

Best Seller
Best Seller
Best Seller
Best Seller
Best Seller
Limited

Related Article Toyota Lihat Target Pasar Mobil Listrik ASEAN

Saturday 21 January 2017 | Innova

Safety Toyota Venturer Lebih Komplit Harga Innova Venture di Bali,  (MPV) PT Toyota-Astra motor (TAM), New Venturer tidak hanya menonjolkan desain dan performa di kelasnya.…

Tuesday 26 July 2016 | Sienta

Cerita di Belakang Layar Toyota New Sienta Toyota Denpasar,  Tidak sembarangan sebuah produsen mobil melahirkan sebuah produk. Perlu studi dan waktu yang panjang sehingga konsumen…

Tuesday 25 April 2017 | CHR, Rush, Toyota Lain

DENPASAR ada rencana Toyota memproduksi C-HR di Indonesia. Begitulah, sekurangnya, yang didapat tim Oto.com. Menariknya lagi, C-HR ini menggantikan posisi Rush yang telah dipasarkan PT Toyota…