'Om Swastiastu' TOYOTA Terbukti, Handal Dan Nyaman Untuk Keluarga SEJAK 1970-an | Dirgantara Sales Rekomendasi untuk Mobil Idaman Anda | TL:081339654288, XL:081999568203, BBM:D70D66DA. Fitur Keselamatan Mobil Bukan Saja Sabuk Keselamatan | DEALER TOYOTA BALI - PROMO - DEALER TOYOTA DENPASAR 2017
PT. AGUNG AUTOMALL

Jalan HOS Cokroaminoto No.47, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali 80116

Menu

Fitur Keselamatan Mobil Bukan Saja Sabuk Keselamatan

Saturday, April 1st 2017.
Toyota Bali

Fitur Keselamatan Mobil Bukan Saja Sabuk Keselamatan

DENPASAR, Perlengkapan standar atau fitur keselamatan mobil yang diwajibkan di Indonesia masih terbilang minim. Bahkan jika dibandingkan dengan negara tetangga yang iklim otomotifnya tidak terlalu berbeda sekalipun.

Dalam Undang-undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 57 Ayat (3) disebutkan bahwa perlengkapan keselamatan sekurang-kurangnya terdiri atas sabuk keselamatan; ban cadangan; segitiga pengaman; dongkrak; pembuka roda; helm dan rompi pemantul cahaya; serta peralatan pertolongan pertama.

Dari daftar tersebut, dapat disimpulkan bahwa fitur keselamatan standar yang wajib ada hanya sabuk keselamatan (seatbelt) saja. Padahal di industri otomotif sendiri, perkembangan fitur keselamatan semakin beragam dan canggih.

Bagi PT Toyota Astra Motor (TAM), kondisi demikian harus ditingkatkan. Sudah waktunya untuk menetapkan standar yang lebih tinggi bagi kendaraan-kendaraan baru.

“Kalau berdasarkan peraturan, wajibnya memang seatbelt saja. Itu harus ditambahkan,” ujar Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager Vehicle Sales Operation PT TAM dalam acara Safety Media Workshop yang dihelat di Jakarta, Rabu (29/3/2017).

Menurut Soerjo, selain seatbelt, fitur keselamatan mobil idealnya juga airbag jadi fitur standar. Yang wajib itu harusnya yang berkaitan langsung dengan nyawa. Item-item itu bisa ditambahkan. Sementara yang lain seperti rear sensor bisa jadi tambahan saja,” tambahnya.

Atas alasan itu, Soerjo secara pribadi setuju jika pemerintah merevisi UU 22/2009. “Harus ada payung hukum untuk mengatur itu,” imbuhnya.

Dengan ada peraturan standar baru, harapannya fitur-fitur keselamatan mobil akan semakin lengkap, meski yang dijual adalah mobil-mobil murah. Selama ini, memang fitur keselamatan berbanding lurus dengan harga. “Jadi kalau bisa bukan kendaraan premium saja, tapi juga semua kendaraan,” ucap Soerjo.

Mobil Terbaru

Best Seller
Limited
Best Seller
Best Seller

Related Article Fitur Keselamatan Mobil Bukan Saja Sabuk Keselamatan

Monday 21 November 2016 | Toyota Lain

Agung Automall Gelar Bursa Mobil Toyota Diler mobil Toyota Bali, Agung Automall menggelar Bursa Toyota Kita (Burtok) 2016. Bursa mobil akhir tahun ini berlangsung di Kantor Pusat.…

Sunday 20 November 2016 | Fortuner, Toyota Lain

Toyota Prepare Pabrik Fortuner dan Prius di USA BALI, Toyota adalah pabrikan otomotif terbesar di dunia. Model ini mengalahkan Volkswagen (VW) di posisi ke-dua, serta…

Tuesday 20 December 2016 | Toyota Lain

Mobil Roda Tiga Toyota Mendekati Kesempurnaan TOYOTA I-ROAD BALI, Teknologi tak akan pernah berhenti. Sebaliknya, teknologi akan semakin maju seiring perkembangan jaman. Hal ini pula…